Forum Syiar Islam Fakultas Ekologi Manusia IPB

For Us For Islam For FEMA

Upgrading Forsia : “Mendedikasikan Diri Karena-Nya”

February 26th, 2014

Pada Ahad, 16 Februari 2014 tepat dimasa awal-awal kepengurusan Kabinet Furqan diadakan salah satu program kerja berupa Upgrading. Kegiatan ini bertujuan menguatkan ukhuwah antar anggota agar terjalin hubungan baik dalam berorganisasi atau lebih dari itu menjadikan Forsia sebagai keluarga yang sama-sama berjuang atas nama organisasi bernafaskan islam. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 07.00 WIB bertempat di Lapangan Silva IPB yang dibuka dengan penyampaian materi oleh ketua Forsia periode angkatan 43. Materi yang disampaikan berkenaan dengan islam, kepemimpinan dan organisasi sebagai salah satu pembekalan dalam menjalankan Forsia kedepan.

Sebagian besar kegiatan selanjutnya adalah olahraga dan permainan menarik yang digagas untuk kompetisi antar kelompok. Jenis pemainan terdiri dari Voli Balon, Ulah Rempong, dan Sarung Kebersamaan. Dalam pelaksanaan permainan ini masing-masing kelompok antusias untuk menjadi pemenang dengan mengoptimalkan kerjasama. Pada saat-saat terakhir diadakan pula permainan untuk seluruh anggota berupa mencari dan mendirikan tulisan FORSIA 1435 H menjadi suatu bentuk menara. Dalam permainan ini panitia dan kakak-kakak Forsia periode 1434 H memberikan tantangan serta wejangan yang sangat berarti untuk evaluasi dan penguatan kinerja selama setahun kedepan. Acara ini diakhiri dengan makan bersama, pembagian hadiah untuk semua kelompok, foto seluruh anggota serta ditutup dengan doa yang mengantarkan serangkaian harapan terbaik untuk Forsia periode 1435 H. (TSY)

1909154_610378609009947_1434944914_o

Share

Perkenankanlah Aku Mencintai-Mu Semampuku (Azimah Rahayu)

February 26th, 2014

Tuhanku,

Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu

Lembar demi lembar kitab kupelajari

Untai demi untai kata ustadz kuresapi

Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang mahabah para sufi dan tentang kerinduan para syuhada

Lalu kutanam dijiwa dalam-dalam

Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealism yangawang di awan

Tapi Rabbi,

Berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan kemudian tahun berlalu

Aku berusaha mencintai-Mu dengan cinta yang paling utama

Namun aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu

Aku makin merasakan gelisahku membadai

Dalam cita yang mengawang sedang kakiku mengambang, iada menjejak bumi

Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan

Wahai Illahi,

Kemudian berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan tahun berlalu

Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi dan menegakkan jiwaku kembali

Menatap, memohon, menghiba-Mu

Allahu Rahim, Illahi Rabbi

Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku

Allahu Rahman, Illahi Rabbi

Perkenankanlah aku mencintai-Mu sebisaku

Illahi,

Aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita

Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa, hingga Al-musthafa

Karena itu izinkan aku mencinai-Mu

Melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu

Atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku

Rabbi,

Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar yang menyedekahkan seluruh hartanya

Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad

Atau Utsman yang menyerahkan seribu ekor kuda untuk mensyiarkan agama-Mu

Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku

Melalui seratus dua ratus perak yang terulur pada tangan-tangan kecil diperempatan jalan

Illahi,

Aku tak sanggu mencintai-Mu dengan khusyuknya sholat salah satu sahabat Rosul-Mu, hingga tak hirau dia pada anak panah musuh yang terhujam dikakinya

Karena itu ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta-Mu

Dalam sholat yang coba kudirikan terbata-bata

Meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia

Rabbi,

Aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib

Yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu

Maka izinkanlah aku untuk mencintai-Mu dalam satu dua rakaat lailku

Dalam satu dua sunnah nafilah-Mu

Dalam desah nafas kepasrahan tidurku

Ya Maha Rahman, aku tak sanggup mencintai-Mu bagai para al hafidz dan hafidzah

Yang menuntaskan kalam-Mu dalam satu putaran malam

Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku

Melalui selembar dua lembar tilawah harianku

Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku

Ya Rahim,

Aku tak sanggup mencintai-Mu semisal Sumayyah yang memepersembahkan jiwanya demi tegaknya agama-Mu

Seandai para syuhada yang menjual dirinya dalam jihad dijalanMu

Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku, dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwah-Mu

Maka izinkanlah aku mencintai-Mu semampuku

Dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru

Allahu Karim,

Aku tak sanggup mencintai-Mu diatas segalanya,

Bagai Ibrahim yang rela patuh mengorbankan putranya

Maka izinkanlah aku mencintai-Mu didalam segala

Perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku, sahabat-sahabatku

Dengan mencintai manusia dan alam semesta

Allahu Rahmaanurrahiim, Illahi Rabbi

Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku

Agar cinta itu mengalun dalam jiwaku

Agar cinta ini mengalir disepanjang nadiku

Share

FSLDK Gulirkan Gerakan Tutup Aurat

February 13th, 2014

Jumat, 07 Februari 2014, 19:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Fuji Pratiwi

JAKARTA – Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSLDK) Indonesia menetapkan Ferbruari 2014 sebagai bulan menutup aurat. Program yang mereka usung adalah Gerakan Menutup Aurat Internasional.

Koordinator Komisi Kemuslimahan FSLDK Indonesia Geubrina Maghfirah menyampaikan, gerakan ini digunakan untuk mengingatkan kembali esensi menutup aurat yang tidak hanya diwajibkan bagi perempuan Muslim, tapi juga laki-laki.

Gerakan Menutup Aurat Internasional ini rencananya akan serentak dilaksanakan 14 Februari mendatang di berbagai kampus di Indonesia. “Acara akan berlangsung hingga 28 Februari, menyesuaikan jadwal akademik tiap kampus,” katanya, Rabu (5/2).

Ini untuk mengimbangi ingar-bingar perayaan hari Valentine yang biasa dilakukan pada 14 Februari. Selain membagikan jilbab, kaus kaki, dan lembar tausiyah, FSLDK juga akan mengajak Muslim yang masih kurang sempurna menutupi badan untuk memperbaiki cara berpakaian.

Misalnya, kata Geubrina, dengan menggunakan celana panjang saat berolahraga. FSLDK Indonesia masih menjajaki kemungkinan kerja sama dengan komunitas Muslimah berjilbab. “Jadi, kegiatan ini akan lebih semarak.”

Sayembara menulis perjuangan Muslimah berjilbab juga akan mulai dibuka pekan ini. Sebanyak 25 tulisan terbaik akan dibukukan dan diterbitkan. Mereka yang ingin berbagi kisah inspiratif tentang jilbab melalui sayembara bisa memantau akun Twitter @fsldkindonesia.

Geubrina mengatakan, mulai Rabu (12/2) hingga Sabtu (15/2), FSLDK menggelar kultwit tentang menutup aurat, bagaimana menutup aurat yang sesuai syariat, serta ajakan untuk menutup aurat tanpa menghakimi siapa pun.

Kultwit akan digulirkan pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan menggunakan hashtag #YukTutupAurat. LDK Al Hurriyah IPB juga melakukan beberapa kegiatan menjelang Valentine. Termasuk melakukan aksi serentak 1.000 jilbab pada 14 Februari.

Ketua LDK Al Hurriyah Al Amroyanu Habib menuturkan, dakwah soal hijab ditempuh melalui media sosial dan buletin. “Dan, pada 14 Februari, kami bersama lembaga dakwah fakultas membagikan 1.000 jilbab kepada Muslimah di kampus,” katanya.

Selain itu, untuk mahasiswa Muslim, LDK Al Hurriyah akan membagikan cokelat dan komik tentang berpakaian dan menutup aurat. Misalnya, saat bermain bola, mereka dianjurkan untuk menggunakan celana panjang.

Redaktur : Damanhuri Zuhri

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/14/02/07/n0mk00-fsldk-gulirkan-gerakan-tutup-aurat

#YukTutupAurat

@Forsia_Fema

Share